Taliban Tak Lagi Izinkan Perempuan Afghanista「Legal online casino」n Mengajar atau Kuliah di Universitas Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:BaccaratTrial

TLegLegal online casinoAl online casinoaliban menjadikan perempuan Afghanistan sebagai sasaran kekerasan, Legal online casinopernikahan paksa dan kehadirannya nyaris tak terlihat di negara itu.

Namun janji-janji itu belum terwujud. Tidak ada perwakilan perempuan dari pemerintahan sementara mereka yang baru dibentuk.

Kondisi saat ini menyebabkan kekhawatiran besar tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, untuk setengah dari penduduk negara itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Militan dalam beberapa kasus memerintahkan perempuan meninggalkan tempat kerja mereka.

Baca juga: Dubes Afghanistan Batal Pidato di Sidang Umum PBB, Ada Apa?

Perempuan Afghanistan sejauh ini diizinkan untuk melanjutkan pendidikan universitas mereka.

Tetapi Taliban telah mengamanatkan pemisahan jenis kelamin di ruang kelas dan mengatakan mahasiswi, dosen dan karyawan harus mengenakan jilbab sesuai dengan interpretasi kelompok itu pada hukum Syariah.

Ketika sekelompok perempuan memprotes pengumuman pemerintah yang semuanya laki-laki di Kabul, militan Taliban memukuli mereka dengan cambuk dan tongkat.

Setelah mereka merebut kembali ibu kota, Kabul, pada Agustus, kepemimpinan Taliban mengeklaim tidak akan memaksakan kondisi kejam seperti itu saat berkuasa kembali.

Taliban, yang memerintah Afghanistan dari 1996 hingga 2001 tetapi dipaksa turun dari kekuasaan setelah invasi pimpinan AS, secara historis memperlakukan perempuan sebagai warga negara kelas dua.

Baca juga: Berkat “Operation Soccer Balls”, Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Dapat Suaka di Portugal

Perempuan Afghanistan hampir seperti hilang dalam semalam dari jalan-jalan negara itu.