Hasil Uji Coba Vaksin Cov「Indonesia online gambling」id

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:BaccaratTrial

Indonesia online Indonesia online gamblinggamblingindonesia online gamblingAda berbagaIndonesia online gamblingi uji coba yang dilakukan untuk kelompok umur yang berbeda.

Zinaida Good merasa lega setelah semua anggota keluarganya sudah divaksinasi.

Uji coba yang melibatkan Soren dan Andel sekarang sudah memasuki fase kedua atau ketiga sehingga keamanan dan tingkat efikasi vaksin bagi kelompok umur ini bisa dievaluasi.

"Dia mengerti semua itu, dan tidak protes ketika vaksinasi dilakukan."

KOMPAS.com - Sekarang ini sedang dilakukan uji coba di berbagai negara untuk melihat keamanan vaksin Covid-19 bagi anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Pfizer mengatakan bahwa data mengenai uji coba bagi anak-anak berusia antara dua sampai 11 tahun akan diberikan bulan September.

Kakak adik ini ambil bagian dalam uji klinis fase pertama yang dilakukan di Amerika Serikat.

Stanford University di California merupakan salah satu lokasi di mana Pfizer mengadakan uji coba vaksinnya bagi anak-anak.

Baca juga: Kenapa Vaksin Covid-19-19 untuk Anak di Bawah 12 Tahun Belum Ada?

Sekitar 10 bulan lalu, Soren Good dan adiknya yang berusia 3 tahun, Andel, menjadi warga termuda di dunia yang mendapatkan vaksin Covid-19-19 dari Pfizer.

Ibu mereka, Zinaida Good, adalah peneliti di Institut Kanker di Stanford University yang mengetahui adanya uji coba tersebut ketika dia mencari informasi bagaimana bisa melindungi anak-anaknya dari virus corona.

"Soren yang lebih muda tidak merasakan apa pun, dia tidak menangis, dan bahkan tidur ketika divaksinasi," kata Zinaida.

Bagi mereka yang berusia enam bulan sampai dua tahun, datanya akan muncul di akhir tahun.

"Kepada Andel yang berusia tiga tahun, tentu kami harus menjelaskan kepadanya mengenai virus dan dia mengerti adanya virus yang menakutkan bagi banyak orang sekarang ini. Jadi, memberi pengetahuan bahwa vaksin akan melindungi dirinya dari virus, dan dia akan bisa melakukan hal seperti naik bus atau naik pesawat," imbuhnya

"Kami bisa berlibur untuk pertama kalinya dan kami tidak harus khawatir lagi dengan virus corona, kami bisa melakukan aktivitas sehari-hari," katanya.